<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alumnismada.org &#187; Kabare Kediri</title>
	<atom:link href="http://blog.alumnismada.org/category/kabare-kediri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.alumnismada.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Apr 2011 02:16:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>PAMERAN FOTO &#8220;KEDIRIKU&#8221;</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2011/04/07/pameran-foto-kediriku/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2011/04/07/pameran-foto-kediriku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2011 05:35:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mizbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Sedulur lain juga baca:Gudang Garam Miliki Maskapai Related posts:Gudang Garam Miliki Maskapai


Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/03/15/gudang-garam-miliki-maskapai/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gudang Garam Miliki Maskapai'>Gudang Garam Miliki Maskapai</a></li></ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Sedulur lain juga baca:Gudang Garam Miliki Maskapai Related posts:Gudang Garam Miliki Maskapai


Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/03/15/gudang-garam-miliki-maskapai/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gudang Garam Miliki Maskapai'>Gudang Garam Miliki Maskapai</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2011/04/07/pameran-foto-kediriku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gudang Garam Miliki Maskapai</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2011/03/15/gudang-garam-miliki-maskapai/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2011/03/15/gudang-garam-miliki-maskapai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Mar 2011 05:52:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>brurie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) akhirnya memiliki sebuah maskapaipenerbangan sendiri setelah Kementerian Perhubungan memberikan surat izin usaha penerbangan (SIUP) pekan lalu. Maskapai tersebut tinggal mengurus perizinan terbang (air operator certificate/AOC) untuk bisa melayani penerbangan carter. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti Singayudha Gumay mengatakan, dirinya telah menandatangani SIUP untuk Surya Air milik [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" style="margin-top: 2px; margin-bottom: 2px; margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="helikopter" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/07/18/2217033p.JPG" alt="" width="298" height="225" />JAKARTA, KOMPAS.com</strong><strong> </strong>- PT Gudang Garam Tbk (<a href="http://pusatdata.kontan.co.id/v2/quote/GGRM" target="_blank">GGRM</a>) akhirnya memiliki sebuah maskapaipenerbangan sendiri setelah Kementerian Perhubungan memberikan surat izin usaha penerbangan (SIUP) pekan lalu.</p>
<p>Maskapai tersebut tinggal mengurus perizinan terbang (<em>air operator certificate</em>/AOC) untuk bisa melayani penerbangan carter. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti Singayudha Gumay mengatakan, dirinya telah menandatangani SIUP untuk Surya Air milik Gudang Garam pekan lalu.</p>
<p>Izin maskapai tersebut adalah untuk pesawat carter.&#8221;Setelah diteliti, rencana bisnisnya telah lengkap dan kita telah menyetujuinya,&#8221; kata Herry di Jakarta.</p>
<p>Kepala Sub Direktorat Pengembangan Usaha Kementerian Perhubungan,Djoko Murjatmodjo menambahkan, izin Surya Air diperuntukkan bagi penerbangan komersial. &#8220;Pesawatnya jenis helikopter ada tiga unit yaitu jenis helikopter EC 135 dan Bk 117. Semua pesawatnya telah menjadi milik Surya Air dan <em>base</em>nya di Kediri, Jawa Timur,&#8221; kata Djoko.</p>
<p>Selain Surya Air, jelasnya, pihaknya awal tahun ini juga telah menerbitkan SIUP bagi maskapai lainnya yang juga untuk carter.Maskapai tersebut adalah Ersa Eastern Aviation dengan tiga unit pesawat yaitu jenis helikopter BELL 206 dan PAC 750 dengan basis di Wamena dan Nabire Papua.</p>
<p>Berdasarkan aturan yang ada, perusahaan yang akan mendirikan maskapaibaru harus mengoperasikan minimal tiga unit pesawat dan satudiantaranya adalah hak milik.</p>
<p>Hadirnya Surya Air tersebut menyusul perusahaan rokok lainnya yaitu PTHM Sampoerna Tbk yang telah memiliki maskapai lebih dulu beberapatahun lalu. Nama maskapai tersebut sama dengan perusahaan pemiliknya,Sampoerna Air.</p>
<p><a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/03/15/11582814/Gudang.Garam.Miliki.Maskapai">http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/03/15/11582814/Gudang.Garam.Miliki.Maskapai</a></p>
<div id="wherego_related">Sedulur lain juga baca:</h3><ul><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2011/04/07/pameran-foto-kediriku/" rel="bookmark" class="wherego_title">PAMERAN FOTO &#8220;KEDIRIKU&#8221;</a></li><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2011/04/25/peluang-pekerjaan/" rel="bookmark" class="wherego_title">Peluang Pekerjaan</a></li></ul></div>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2011/03/15/gudang-garam-miliki-maskapai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LPI Sedang Verifikasi Persik</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/lpi-sedang-verifikasi-persik/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/lpi-sedang-verifikasi-persik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 07:05:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>brurie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Liga Primer Indonesia JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Keputusan Persik Kediri hijrah ke Liga Primer Indonesia (LPI) semakin nyata. Pasalnya, LPI tengah melakukan verifikasi kepada &#8220;Macan Putih&#8221; sebagai syarat mengikuti kompetisi yang digagas oleh Arifin Panigoro tersebut. &#8220;Kami harus melakukan verifikasi karena Persik baru bergabung. Tim verifikasi sudah ke klub Persik. Kami harus tahu sejauhmana kemapanan klub [...]


Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/tinggalkan-pssi-persik-daftar-ke-lpi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI'>Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-yakin-persik-masih-bisa-juara/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara'>Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-akhirnya-tukangi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik'>Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik</a></li></ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="foto1">
<p><img src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/01/06/1316225620X310.jpg" alt="" /></p>
<div>Liga Primer Indonesia</div>
</div>
<p>JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Keputusan Persik Kediri hijrah ke Liga Primer Indonesia (LPI) semakin nyata. Pasalnya, LPI tengah melakukan verifikasi kepada &#8220;Macan Putih&#8221; sebagai syarat mengikuti kompetisi yang digagas oleh Arifin Panigoro tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami harus melakukan verifikasi karena Persik baru bergabung. Tim verifikasi sudah ke klub Persik. Kami harus tahu sejauhmana kemapanan klub Persik sehingga kami bisa tahu apakah klub itu membutuhkan suntikan dana atau tidak,&#8221; kata Juru Bicara LPI, Abi Hasantoso, di Kantor LPI, Rabu (26/1/2011).</p>
<p>&#8220;Kami juga ingin mengetahui apakah Persik memiliki stadion, pemain, suporter, dan lainnya sesuai dengan standar yang berlaku,&#8221; lanjut Abi.</p>
<p>Menurut Abi, ada beberapa verifikasi yang harus dipenuhi oleh Persik. Syaratnya setiap klub harus memiliki akte pendirian perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas, keuangan yang dimiliki bisa diaudit Kantor Audit Publik, infrastruktur dan stadion harus memiliki standar yang diatur AFC dan FIFA, memiliki penggemar fanatik, dan punya sejarah prestasi di sepak bola Indonesia.</p>
<p>&#8220;Proses verifikasi normal berjalan hingga empat bulan. Namun, kami melakukan verifikasi buat semua klub di LPI. Kalau hanya satu klub mungkin bisa lebih cepat,&#8221; tukas Abi.</p>
<div id="wherego_related">Sedulur lain juga baca:</h3><ul><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2011/03/15/gudang-garam-miliki-maskapai/" rel="bookmark" class="wherego_title">Gudang Garam Miliki Maskapai</a></li><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-yakin-persik-masih-bisa-juara/" rel="bookmark" class="wherego_title">Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara</a></li><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/tinggalkan-pssi-persik-daftar-ke-lpi/" rel="bookmark" class="wherego_title">Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI</a></li></ul></div>

<p>Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/tinggalkan-pssi-persik-daftar-ke-lpi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI'>Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-yakin-persik-masih-bisa-juara/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara'>Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-akhirnya-tukangi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik'>Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik</a></li></ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/lpi-sedang-verifikasi-persik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/tinggalkan-pssi-persik-daftar-ke-lpi/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/tinggalkan-pssi-persik-daftar-ke-lpi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 06:48:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>brurie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Kediri &#8211; Persik Kediri memantabkan tekad keluar dari kompetisi Divisi Utama PSSI dan berpaling ke LPI. Tim Macan Putih masih menunggu proses verifikasi sebelum bergabung dengan liga yang digagas pengusaha Arifin Panigoro tersebut. Keputusan Persik meninggalkan Divisi Utama PSSI dan berpaling ke LPI ditegaskan Ketua Umumnya yang sekaligus Walikota Kediri, Samsul Ashar. Dia mengaku sudah [...]


Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/lpi-sedang-verifikasi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: LPI Sedang Verifikasi Persik'>LPI Sedang Verifikasi Persik</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-akhirnya-tukangi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik'>Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-yakin-persik-masih-bisa-juara/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara'>Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara</a></li></ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="padding: 0 20px 0 0;" src="http://images.detik.com/content/2011/01/25/1052/LPIlogo-cov.jpg" alt="" /></p>
<p>Kediri &#8211; Persik Kediri memantabkan tekad keluar dari kompetisi Divisi Utama PSSI dan berpaling ke LPI. Tim Macan Putih masih menunggu proses verifikasi sebelum bergabung dengan liga yang digagas pengusaha Arifin Panigoro tersebut.</p>
<p>Keputusan Persik meninggalkan Divisi Utama PSSI dan berpaling ke LPI ditegaskan Ketua Umumnya yang sekaligus Walikota Kediri, Samsul Ashar. Dia mengaku sudah menandatangani formulir pendaftaran, untuk selanjutnya disampaikan ke konsorsium LPI.</p>
<p>&#8220;Mungkin sekarang sedang diverifikasi oleh LPI. Yang jelas kami sudah isi formulir pendaftaran dan mengirimkannya kesana,&#8221; ungkap Samsul kepada wartawan yang menemuinya di Balaikota Kediri, Selasa (25/1/2011).</p>
<p>Samsul juga sudah memperhitungkan resiko yang akan ditanggung atas keputusan tersebut, dimana besar kemungkinan akan dicoret dari keanggotaan di PSSI. &#8220;Semua ada resikonya dan kami sudah memperhitungkan,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Untuk alasan bergabung ke LPI, Samsul dengan tegas menyebut faktor keuangan menjadi yang utama. Apabila terus berlaga di Divisi Utama PSSI, Persik diakuinya besar kemungkinan akan bubar, karena sudah tak lagi memiliki anggaran yang cukup untuk operasional. Apalagi mulai tahun 2012 penggunaan APBD benar-benar akan dilarang.</p>
<p>&#8220;Sudah tidak ada lagi anggaran. Apalagi kalau memang APBD benar-benar akan distop untuk membiayai klub profesional,&#8221; tandas Samsul.</p>
<p>Sementara Manajer Persik, Sunardi, saat dikonfirmasi mengenai keputusan mendaftar ke LPI juga mengaku kalau masalah keuangan menjadi alasan terbesar. Meski demikian Persik tidak serta merta bisa langsung berkompetisi, karena proses verifikasi masih dilakukan oleh LPI.</p>
<p>&#8220;Ternyata mereka mempunyai standarisasi yang rumit, tidak semudah yang kami bayangkan. Hari ini atau besok belum tentu ada keputusan, karena memang verifikasinya rumit,&#8221; ujar Sunardi kepada detiksurabaya.com.<br />
(	din	/	krs	)</p>
<div id="wherego_related"> </div>

<p>Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/lpi-sedang-verifikasi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: LPI Sedang Verifikasi Persik'>LPI Sedang Verifikasi Persik</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-akhirnya-tukangi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik'>Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-yakin-persik-masih-bisa-juara/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara'>Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara</a></li></ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/tinggalkan-pssi-persik-daftar-ke-lpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Pelajar Kediri Berhasil Ciptakan Susu Berbahan Ketela</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2011/01/21/3-pelajar-kediri-berhasil-ciptakan-susu-berbahan-ketela/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2011/01/21/3-pelajar-kediri-berhasil-ciptakan-susu-berbahan-ketela/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2011 02:57:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mizbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kabare Smada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Samsul Hadi &#8211; detikSurabaya Kediri &#8211; Prestasi cemerlang ditorehkan 3 siswi SMAN 2 Kota Kediri, masing-masing Nurahida Laili, Mayang Anglingsari Putri dan Anis Suraida Safitri. Ketiga siswi yang duduk di bangku kelas XII IPA 5 tersebut berhasil menciptakan susu berbahan dasar ketela pohon, yang sekaligus mengantarkannya menjadi yang terbaik dalam lomba UKM dan CSR Fakultas [...]


Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/03/20/sman-2-kediri-runner-up-marketing-communication-plan-competition-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SMAN 2 Kediri, Runner Up Marketing Communication Plan Competition 2009'>SMAN 2 Kediri, Runner Up Marketing Communication Plan Competition 2009</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/berjiwa-mandiri-bikin-penyulingan-minyak-cengkih/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berjiwa Mandiri, Bikin Penyulingan Minyak Cengkih'>Berjiwa Mandiri, Bikin Penyulingan Minyak Cengkih</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/lpi-sedang-verifikasi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: LPI Sedang Verifikasi Persik'>LPI Sedang Verifikasi Persik</a></li></ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Samsul Hadi</strong> &#8211; detikSurabaya</p>
<p><strong>Kediri</strong> &#8211; 	Prestasi cemerlang ditorehkan 3 siswi SMAN 2 Kota Kediri, masing-masing  Nurahida Laili, Mayang Anglingsari Putri dan Anis Suraida Safitri.  Ketiga siswi yang duduk di bangku kelas XII IPA 5 tersebut berhasil  menciptakan susu berbahan dasar ketela pohon, yang sekaligus  mengantarkannya menjadi yang terbaik dalam lomba UKM dan CSR Fakultas  Ekonomi Universitas Indonesia.</p>
<p>Ditemui detiksurabaya.com di  sekolahnya, ketiga siswi tersebut dengan kompak menjawab prestasi itu  ditorehkan pada tanggal 1 Desember 2010 lalu. Yang menarik, susu  berbahan dasar ketela pohon tersebut juga dinyatakan siap edar dan  bersaing dengan produk pabrikan yang sudah banyak beredar di pasaran.</p>
<p>&#8220;Keunggulan kami harganya terjangkau, tapi khasiatnya sangat besar,&#8221; kara Nurahida,<br />
yang langsung disambut pembenaran 2 rekannya, Rabu (19/1/2011).</p>
<p>Gadis  manis berjilbab tersebut lantas menjelaskan, awal mula keberhasilan  menciptakan susu berbahan dasar ketela pohon, didahului adanya informasi  lomba UKM dan CSR di Fakultas Ekonomi UI. Bersama 2 teman yang tercatat  sekelas, Nurahida akhirnya memilih ketela sebagai bahan dasar pembuatan  susu, dengan salah satu alasan kemudahan mendapatkan bahan bakunya di  Kota Kediri.</p>
<p>&#8220;Sejak awal ini ide bersama, kami bertiga yang memutuskannya. Alasan kami sebenarnya<br />
simpel, Kediri adalah salah satu sentra penghasil ketela di Jawa Timur, kenapa tidak<br />
kami manfaatkan dengan baik,&#8221; jelas Nurahida.</p>
<p>Keterangan Nurahida disambung oleh Mayang yang menjelaskan proses pengolahan susu<br />
ketela,  yang diakuinya sangat simpel. Ketela yang sebelumnya dikupas langsung  direndam air garam selama kurang lebih setengah jam. Setelah itu ketela  dirajang dan diparut. Hasil parutan selanjutnya diperas dengan tambahan  air tawar, untuk selanjutnya diendapkan selama beberapa saat.</p>
<p>Proses pengendapan sendiri dimaksudkan untuk memisahkan antara kandungan pati pada<br />
hasil parutan ketela, sebelum akhirnya dipilah dan airnya direbus hingga mendidih.</p>
<p>&#8220;Kalau sudah mendidih tinggal diberi perasa secukupnya dan langsung bisa dikonsumsi.<br />
Tapi kalau yang suka tawar juga enak, nggak eneg seperti minuman susu,&#8221; papar Mayang.</p>
<p>Yang  menarik dari proses pengolahan tersebut, Mayang menambahkan, bukan  hanya susu yang dihasilkan, melainkan juga bahan makanan yang bisa  dijadikan pengganti beras. Itu setelah perasan serat ketela dicetak  sedemikian rupa dan dikeringkan.</p>
<p>&#8220;Jadi dari satu bahan dapat 2. Minuman dapat, makananya juga dapat,&#8221; timpal Anis Suraida.</p>
<p>Layaknya minuman dan makanan nabati, ketiga siswi SMAN 2 Kota Kediri tersebut juga<br />
mengklaim temuannya memiliki sejumlah khasiat. Salah satunya mengobati lapar, karena<br />
dalam ketela terdapat kandungan karbohidrat dalam jumlah besar.</p>
<p><strong>(bdh/bdh)</strong></p>
<div id="wherego_related">Sedulur lain juga baca:</h3><ul><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2009/06/09/ketika-tato-dan-piercing-mulai-marak-di-kalangan-muda-kediri/" rel="bookmark" class="wherego_title">Ketika Tato dan Piercing Mulai Marak di Kalangan Muda Kediri</a></li><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2009/03/20/sman-2-kediri-runner-up-marketing-communication-plan-competition-2009/" rel="bookmark" class="wherego_title">SMAN 2 Kediri, Runner Up Marketing Communication Plan Competition 2009</a></li><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2011/01/21/pertamina-job-fair/" rel="bookmark" class="wherego_title">Pertamina Job Fair</a></li></ul></div>

<p>Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/03/20/sman-2-kediri-runner-up-marketing-communication-plan-competition-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: SMAN 2 Kediri, Runner Up Marketing Communication Plan Competition 2009'>SMAN 2 Kediri, Runner Up Marketing Communication Plan Competition 2009</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/berjiwa-mandiri-bikin-penyulingan-minyak-cengkih/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berjiwa Mandiri, Bikin Penyulingan Minyak Cengkih'>Berjiwa Mandiri, Bikin Penyulingan Minyak Cengkih</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/lpi-sedang-verifikasi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: LPI Sedang Verifikasi Persik'>LPI Sedang Verifikasi Persik</a></li></ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2011/01/21/3-pelajar-kediri-berhasil-ciptakan-susu-berbahan-ketela/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaos Smada Emas 2009</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2009/08/26/kaos-smada-emas-2009/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2009/08/26/kaos-smada-emas-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 07:37:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[alumnismada]]></category>
		<category><![CDATA[kaos smada emas]]></category>
		<category><![CDATA[Smada emas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Poro sedulur.. Dalam rangkaian acara smada emas, nanti ada acara jalan santai. sangat diharapkan memakai kaos yg seragam bagi rekan2 alumni yang mau beli/pesan kaos harap hub sekretariat panita: Sdr Muhtar 085235557676 Sdr Puguh 081555830354 pilihan warna putih, orange, maron pilihan ukuran :  S, L , XL, JUMBO, ALL SIZE Sedulur lain juga baca:Gudang Garam [...]


Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/08/01/pendataan-ultah-emas-smada-kediri-25-sept-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pendataan Ultah Emas Smada Kediri 25 Sept 2009'>Pendataan Ultah Emas Smada Kediri 25 Sept 2009</a></li></ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-95" title="kaos-smada-emas" src="http://blog.alumnismada.org/wp-content/uploads/2009/08/kaos-smada-emas.jpg" alt="kaos-smada-emas" width="600" height="717" /></p>
<p>Poro sedulur..</p>
<p>Dalam rangkaian acara smada emas, nanti ada acara jalan santai. sangat diharapkan memakai kaos yg seragam</p>
<p>bagi rekan2 alumni yang mau beli/pesan kaos harap hub sekretariat panita:</p>
<ul>
<li>Sdr Muhtar 085235557676</li>
<li>Sdr Puguh 081555830354</li>
</ul>
<p>pilihan warna<strong> putih, <span style="color: #ff6600;">orange</span>, <span style="color: #800000;">maron</span></strong></p>
<p>pilihan ukuran :  <strong>S, L , XL, JUMBO, ALL SIZE</strong></p>
<div id="wherego_related">Sedulur lain juga baca:</h3><ul><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2011/03/15/gudang-garam-miliki-maskapai/" rel="bookmark" class="wherego_title">Gudang Garam Miliki Maskapai</a></li><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2009/08/01/pendataan-ultah-emas-smada-kediri-25-sept-2009/" rel="bookmark" class="wherego_title">Pendataan Ultah Emas Smada Kediri 25 Sept 2009</a></li></ul></div>

<p>Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/08/01/pendataan-ultah-emas-smada-kediri-25-sept-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pendataan Ultah Emas Smada Kediri 25 Sept 2009'>Pendataan Ultah Emas Smada Kediri 25 Sept 2009</a></li></ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2009/08/26/kaos-smada-emas-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Tato dan Piercing Mulai Marak di Kalangan Muda Kediri</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2009/06/09/ketika-tato-dan-piercing-mulai-marak-di-kalangan-muda-kediri/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2009/06/09/ketika-tato-dan-piercing-mulai-marak-di-kalangan-muda-kediri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 02:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[berita kediri]]></category>
		<category><![CDATA[tato kediri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Tato dan Piercing Mulai Marak di Kalangan Muda Kediri Simbol Gaya Hidup, Lebih Mahal Menghapus Kaum muda punya cara sendiri untuk berekspresi dan mengungkapkan kebebasan. Salah satunya adalah dengan seni melukis tubuh (tattoo) dan piercing. Komunitas para penggunanya pun kini tak takut dicap buruk di masyarakat. IKA MARIANA, Kediri &#8212; Kios kecil di Jalan [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://www.coolopticalillusions.com/eye-tricks/optic-pictures/alien-tattoo-whole-body.jpg" alt="" width="180" height="153" />Ketika Tato dan Piercing Mulai Marak di Kalangan Muda Kediri<br />
Simbol Gaya Hidup, Lebih Mahal Menghapus</p>
<p>Kaum muda punya cara sendiri untuk berekspresi dan mengungkapkan kebebasan. Salah satunya adalah dengan seni melukis tubuh (tattoo) dan piercing. Komunitas para penggunanya pun kini tak takut dicap buruk di masyarakat.</p>
<p>IKA MARIANA, Kediri</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Kios kecil di Jalan Patiunus ini sedikit berbeda dibandingkan dengan kios-kios yang lainnya. Bila kebanyakan kios menjual berbagai makanan atau pulsa handphone, tidak dengan kios berukuran 2&#215;2 meter ini. Di kios ini etalasenya berisikan berbagai aksesori untuk piercing, kalung, cincin, dan aksesori lainnya. Dindingnya dipenuhi berbagai desain atau gambar tato. Sederet poster dan foto selebritis luar negeri, lengkap dengan tato dan tindik, pun dipajang di sana.</p>
<p>Pada salah satu sudutnya tertumpuk katalog berisikan desain tato dan foto-foto berbagai jenis tindik dan aksesorinya. Bersebelahan dengan kotak-kotak berisi berbagai peralatan yang digunakan untuk membuat tato serta piercing. Ada jarum, tinta, sarung tangan, koil (mesin membuat tato), dan lainnya.</p>
<p>Ya, kios tersebut memang membuka jasa untuk mentato serta melakukan piercing. Tak heran bila mayoritas pengunjungnya adalah anak muda.</p>
<p>Seperti siang itu, beberapa pemuda, laki-laki maupun perempuan, dengan dandanan penuh gaya memenuhi kios mungil bernama &#8216;One Up Tatto&#8217; tersebut. Beberapa dari mereka mengenakan tindik serta piercing di telinganya. Bahkan sampai memenuhi daun telinga.</p>
<p>Beberapa lainnya memiliki tato di beberapa bagian tubuh. Ada yang di tangan, ada juga yang di leher. Serta ada pula yang mengenakan keduanya.</p>
<p>Di antara yang bertato itu ada seorang yang terlihat paling ekstrem. Meskipun di daun telinga kirinyanya tak lagi ada aksesori, namun bekas piercing yang berderet masih terlihat. Demikian juga di dahi dan hidungnya. Bekasnya berwarna hitam, serupa noktah kecil. Saat berbicara, baru terlihat anting yang terpasang tepat di tengah lidahnya.</p>
<p>Tak hanya itu, yang paling terlihat adalah tato yang memenuhi tangan kanan dan kirinya. Sesudahnya, dia juga mengaku bahwa sekujur tubuhnya pun penuh tato dan bekas tindikan.</p>
<p>Pemuda itu adalah Wawan Haryanto. Biasa dipanggil dengan sebutan Gokwan. Saat ditanya artinya, sambil tertawa dia menggeleng tanda tak tahu. &#8220;Itu teman-teman yang manggil, nggak tahu kenapa,&#8221; akunya.</p>
<p>Wawan atau Gokwan adalah salah seorang penggila tato dan tindik. Dia pula pemilik kios sekaligus si tukang tato dan piercing. Pemuda ini mengaku mulai menato tubuhnya saat duduk di kelas enam sekolah dasar. Sang kakak yang memperkenalkan kala itu. Sejak itu, Gokwan mulai bereksperimen dan terus menambah koleksi tatonya.</p>
<p>Pemuda berusia 26 tahun ini berargumen bahwa tato adalah sebuah karya seni. Pemakainya bisa merasa dan terlihat lebih keren. Serta kian percaya diri. Demikian juga dengan piercing. Namun, lebih dari itu, keduanya adalah sebuah simbol kebebasan dan gaya hidup.</p>
<p>&#8220;Tato dan piercing ini buat aku adalah simbol kebebasan, serta sebagai bagian dari gaya hidup,&#8221; papar pemuda murah senyum ini.</p>
<p>Tak takut dicap buruk oleh masyarakat? Karena selama ini di masyarakat ada anggapan bahwa mereka yang bertato atau piercing adalah para penjahat atau kriminal. Selalu dikaitkan dengan yang buruk-buruk.</p>
<p>Dengan santai, Gokwan menggeleng sembari tertawa. Dia berdalih bahwa baik atau buruk tak dilihat dari fisiknya saja. Orang yang mengenakan tindik, piercing, ataupun tato menurutnya bukan berarti jahat. Demikian juga sebaliknya, mereka yang tidak bertato ataupun bertindik di tubuhnya belum tentu orang baik-baik. Semua itu tergantung individu masing-masing.</p>
<p>&#8220;Aku sih santai, yang penting aku nggak berbuat jahat. Lagian itu kan tergantung individunya, nggak berarti yang tatoan atau pake tindik banyak adalah kriminal. Tato dan piercing-nya kan diam aja,&#8221; kilahnya.</p>
<p>Hal ini juga diiyakan oleh Willy, teman Gokwan yang juga penyuka tato. Pemuda berusia 20 tahun tersebut malah ingin mengubah image itu di masyarakat.</p>
<p>Dibanding Gokwan, Willy bisa dikatakan pemula di dunia tato dan piercing. Pemuda berambut keriting ini baru punya satu tato di punggungnya. Tato bergambar tokoh kartun Sonic tersebut tergambar rapi di pundak kirinya. Sekalipun gambar tersebut tidak mewakili karakternya, namun dia memilihnya lebih karena ingin terlihat beda.</p>
<p>&#8220;Nggak selalu sesuai dengan karakter kita sih, aku lebih suka pilih gambar yang beda aja,&#8221; terangnya sambil memperlihatkan tatonya.</p>
<p>Saat ditanya apakah tidak sakit atau ngeri saat ditato ataupun ditindik, Gokwan dan Willy pun sepakat mengatakan awalnya pasti ada sedikit sakit. Namun lama-lama akan terbiasa juga. Lagipula, peralatan untuk tato dan piercing saat ini sudah lebih baik.</p>
<p>Gokwan yang mahir mentato, menindik, serta piercing sejak tujuh tahun lalu tersebut mengatakan bahwa keduanya harus dilakukan sesuai prosedur. Peralatan steril harus yang utama. Hal itu untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Seperti penularan penyakit dan sebagainya.</p>
<p>Lalu berapa harga untuk tato dan piercing? Dengan cepat Gokwan mengatakan tergantung pada tingkat kesulitan dan besarnya gambar. Untuk tindik, bergantung pada bahan aksesori yang diinginkan.</p>
<p>Harga tato mulai seratus ribu hingga jutaan rupaih. Sedangkan untuk piercing mulai dari Rp 70 ribuan. Murah lagi adalah tindik, sekali tindik hanya Rp 15 ribu.</p>
<p>Tato sendiri ada yang temporer ada pula yang permanen. Meskipun permanen ternyata bisa juga dihapus. Namun jangan salah, menghapusnya lebih sakit dan lebih mahal dibanding saat mentato.</p>
<p>&#8220;Lebih sakit dan mahal kalau menghilangkan tato. Satu senti (centimeter, Red) harganya tujuh puluh lima ribu (rupiah),&#8221; jelas pemuda asal Kaliombo, Kediri tersebut. Jadi, lebih baik memikirkan baik-baik sebelum memutuskan gambar apa yang ingin ada di tubuh kita. Daripada kesakitan dan harus bayar mahal.</p>
<p>sumber: radar kediri</p>
<div id="wherego_related">Sedulur lain juga baca:</h3><ul><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2011/04/07/pameran-foto-kediriku/" rel="bookmark" class="wherego_title">PAMERAN FOTO &#8220;KEDIRIKU&#8221;</a></li></ul></div>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2009/06/09/ketika-tato-dan-piercing-mulai-marak-di-kalangan-muda-kediri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SMAN 2 Kediri, Runner Up Marketing Communication Plan Competition 2009</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2009/03/20/sman-2-kediri-runner-up-marketing-communication-plan-competition-2009/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2009/03/20/sman-2-kediri-runner-up-marketing-communication-plan-competition-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 09:46:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[gedung induk]]></category>
		<category><![CDATA[smada kediri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Asal Comot Simbol, Jadi Tahu Sejarah Sekolah Pengetahuan tentang seluk-beluk dan sejarah sekolah mengantar empat cewek dari SMA Negeri 2 Kediri ini menjadi runner up dalam Marketing Communication Plan Competition 2009. Tapi, siapa sangka pengetahuan tersebut justru diperoleh mereka karena mengikuti lomba ini. Bila memasuki kawasan SMA Negeri 2 Kediri, mata akan langsung disuguhi bangunan [...]


Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2008/11/08/alumni-peduli-smada-kediri-20082009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Alumni Peduli &#8211; Smada Kediri &#8211; 2008/2009'>Alumni Peduli &#8211; Smada Kediri &#8211; 2008/2009</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/berjiwa-mandiri-bikin-penyulingan-minyak-cengkih/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berjiwa Mandiri, Bikin Penyulingan Minyak Cengkih'>Berjiwa Mandiri, Bikin Penyulingan Minyak Cengkih</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/21/3-pelajar-kediri-berhasil-ciptakan-susu-berbahan-ketela/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 3 Pelajar Kediri Berhasil Ciptakan Susu Berbahan Ketela'>3 Pelajar Kediri Berhasil Ciptakan Susu Berbahan Ketela</a></li></ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://smadakediri.sch.id/green/images/stories/Kolam.jpg" alt="" width="210" height="158" />Asal Comot Simbol, Jadi Tahu Sejarah Sekolah</p>
<p>Pengetahuan tentang seluk-beluk dan sejarah sekolah mengantar empat cewek dari SMA Negeri 2 Kediri ini menjadi runner up dalam Marketing Communication Plan Competition 2009. Tapi, siapa sangka pengetahuan tersebut justru diperoleh mereka karena mengikuti lomba ini.</p>
<p>Bila memasuki kawasan SMA Negeri 2 Kediri, mata akan langsung disuguhi bangunan tiga lantai yang berarsitektur kuno. Sekolah di Jalan Veteran tersebut punya jendela-jendela kaca dengan lubang ventilasi berbentuk bulat. Sementara, langit-langit di setiap ruangannya berbentuk unik, bergelombang. Tersusun dari besi dengan bentuk setengah silinder.</p>
<p>Ubinnya, khususnya ketika naik lantai dua dan tiga, tersusun dari kayu jati. Ubin kayu jati tersebut berbentuk kotak seukuran batu bata.</p>
<p>&#8220;Semuanya (bentuk bangunan, Red) itu punya makna masing-masing,&#8221; kata Roshinta Puspitaningrum, yang bersama tiga siswa lainnya baru saja meraih gelar peringkat kedua dalam Marketing Plan Communication 2009. Tiga lainnya adalah Rosalita Febrina Iswastika, Zulfa Nahdiatur Rasyida, dan Claresta Islamey. Penyelenggaranya adalah Universitas Petra Surabaya dan digelar pada 8 Maret lalu.</p>
<p>Lalu, apa makna ornament-ornament seperti itu? Dengan tangkas Roshinta kemudian menjabarkan satu per satu. Diawali dengan keterangan bahwa gedung yang digunakan Smada, singkatan populer sekolah ini, adalah bantuan dari pemerintah Jepang. Itu yang membuat lubang ventilasi berbentuk bulatan, sebagai simbol matahari seperti simbol negeri Jepang.</p>
<p>Langit-langit yang berbentuk lengkungan setengah silinder juga bukan ditempel asal-asalan atau tanpa maksud. Langit-langit dari besi tersebut dibuat seperti itu agar suara bisa dipantulkan dengan sempurna.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau di dalam kelas suara guru bisa didengar jelas,&#8221; terang Roshinta.</p>
<p>Masih menurut siswi tersebut, pada 1 Maret 1959 Smada masih jadi satu dengan SMA Negeri 1 Kediri. Baru ketika mulai 1 Agustus pada tahun yang sama, Smada resmi berdiri sendiri. &#8220;Kepala sekolah pertama bernama Raden Mas Sutikno,&#8221; sambung Claresta.</p>
<p>Pengetahuan-pengetahuan tersebut mereka pahami karena dalam lomba tersebut mereka harus mempromosikan sekolah dengan maksimal. Dengan kata lain mereka harus merencanakan komunikasi pemasaran untuk sekolahnya. &#8220;Padahal kami tidak tahu-menahu tentang pemasaran,&#8221; ujar cewek yang biasa dipanggil Shinta itu.</p>
<p>Media promosi yang mereka gunakan adalah cetak dan elektronik. Berupa poster, makalah, katalog, brosur, dan film dokumenter. Semuanya mereka kemas dalam satu tema The Gold Luster of My Extraordinary School.</p>
<p>Selama menyelesaikan media promosi itu, mereka juga terpaksa pulang malam selama seminggu penuh. Yakni sebelum babak final. &#8220;Kami baru pulang sekitar jam 11 malam (pukul 23.00 WIB, Red),&#8221; kata Rosa.</p>
<p>Menurut Claresta, tema itu sengaja mereka ambil terkait dengan ulang tahun sekolahnya yang ke-50. Pesta ulang tahun emas juga akan diselenggarakan.</p>
<p>Menurut Claresta, The Gold Luster bermakna bentuk pancaran cahaya emas. Karena usia 50 tahun identik dengan ulang tahun emas. Sedangkan Extraordinary School dipakai karena Smada adalah sekolah yang luar biasa karena prestasi para siswanya.</p>
<p>Menariknya, simbol yang mereka gunakan pada karya mereka adalah daun semanggi. Jika biasanya daun semanggi memiliki tiga helai daun dalam satu tangkai maka daun yang mereka gunakan memiliki empat helai. Awalnya, daun semanggi mereka pilih tanpa alasan yang jelas. &#8220;Kami asal pilih saja,&#8221; jelas Rosalita yang sekarang duduk di kelas XI IA-2.</p>
<p>Ternyata, beberapa hari sebelum waktunya presentasi, mereka justru menemukan makna tentang daun semanggi tersebut. Berdasarkan mitos Yunani, empat helai daun semanggi bermakna pengharapan, iman, cinta, dan keberhasilan. &#8220;Alhamdulillah makna yang keempat kami dapatkan, yaitu keberhasilan,&#8221; tambah Zulfa.</p>
<p>Dalam kompetisi yang memiliki tema &#8220;Promote Your School&#8221; itu Smada adalah satu satunya sekolah negeri yang berhasil masuk babak final dari 36 sekolah peserta se-Jawa Timur. &#8220;Kita tidak menyangka sebelumnya,&#8221; ungkap cewek 16 tahun itu.</p>
<p>Ketidakyakinan mereka karena saat babak semifinal, dewan juri tidak memberikan komentar apa-apa. &#8220;Mereka bilang no comment,&#8221; kenang Shinta.</p>
<p>Menurut mereka, pernyataan juri itu memiliki dua kemungkinan. Pertama hasil karya mereka membuat juri kagum. Atau justru sebaliknya.</p>
<p>Namun, ternyata sikap juri itu menunjukkan kekaguman. Dalam babak final, presentasi mereka mampu memikat dewan juri. Tim Smada memukau juri dengan dibuka seni karawitan. Serta ditutup dengan retelling story yang menggunakan bahasa Inggris. &#8220;Pokoknya kami tampil beda saat itu,&#8221; ujar Rosita menimpali.</p>
<p>Menurut empat cewek itu, keberhasilan mereka menjuarai kompetisi itu memberikan pengetahuan yang tidak ternilai. Mereka jadi tahu segala sesuatu tentang Smada. Mulai dari sejarah, bangunan, kurikulum, alumni, dan prestasi siswanya.</p>
<p>(Muhammad Syifa)</p>
<div id="wherego_related">Sedulur lain juga baca:</h3><ul><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2011/01/21/3-pelajar-kediri-berhasil-ciptakan-susu-berbahan-ketela/" rel="bookmark" class="wherego_title">3 Pelajar Kediri Berhasil Ciptakan Susu Berbahan Ketela</a></li><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2009/06/09/ketika-tato-dan-piercing-mulai-marak-di-kalangan-muda-kediri/" rel="bookmark" class="wherego_title">Ketika Tato dan Piercing Mulai Marak di Kalangan Muda Kediri</a></li><li><a href="http://blog.alumnismada.org/2008/11/08/alumni-peduli-smada-kediri-20082009/" rel="bookmark" class="wherego_title">Alumni Peduli &#8211; Smada Kediri &#8211; 2008/2009</a></li></ul></div>

<p>Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2008/11/08/alumni-peduli-smada-kediri-20082009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Alumni Peduli &#8211; Smada Kediri &#8211; 2008/2009'>Alumni Peduli &#8211; Smada Kediri &#8211; 2008/2009</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/berjiwa-mandiri-bikin-penyulingan-minyak-cengkih/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berjiwa Mandiri, Bikin Penyulingan Minyak Cengkih'>Berjiwa Mandiri, Bikin Penyulingan Minyak Cengkih</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/21/3-pelajar-kediri-berhasil-ciptakan-susu-berbahan-ketela/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 3 Pelajar Kediri Berhasil Ciptakan Susu Berbahan Ketela'>3 Pelajar Kediri Berhasil Ciptakan Susu Berbahan Ketela</a></li></ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2009/03/20/sman-2-kediri-runner-up-marketing-communication-plan-competition-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berjiwa Mandiri, Bikin Penyulingan Minyak Cengkih</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/berjiwa-mandiri-bikin-penyulingan-minyak-cengkih/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/berjiwa-mandiri-bikin-penyulingan-minyak-cengkih/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 16:43:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[berjiwa mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[cengkeh]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>
		<category><![CDATA[mojo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Lapangan Kerja Baru berawal dari Ketel Bekas Jiwa wirausaha muncul bahkan dari pelosok desa. Senen dan Kunik, pasangan suami istri (pasutri) yang tinggal di Dusun Biting, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri ini membuktikannya. Usaha yang dirintis dari bawah ini kini bisa jadi pembuka lapangan kerja baru. SRI UTAMI, Kediri. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- Seorang pemuda sibuk mengangkati [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="textsedang" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;"><strong>Lapangan Kerja Baru berawal dari Ketel Bekas </strong></p>
<p>Jiwa wirausaha muncul bahkan dari pelosok desa. Senen dan Kunik, pasangan suami istri (pasutri) yang tinggal di Dusun Biting, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri ini membuktikannya. Usaha yang dirintis dari bawah ini kini bisa jadi pembuka lapangan kerja baru.</p>
<p><strong>SRI UTAMI, Kediri.</strong></p>
<p><strong>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</strong></p>
<p>Seorang pemuda sibuk mengangkati daun cengkih yang menumpuk di sebelah rumah Senen. Kemudian diletakkan di dekat tempat pembakaran yang berada tak jauh dari tempat itu. Sedangkan seorang pemuda lagi seksama memperhatikan besarnya api yang digunakan memanasi ketel. Ketika bara mulai mengecil dia kemudian melemparkan tumpukan daun cengkih kering yang ada di sampingnya.</p>
<p>&#8220;Ini bukan daun cengkih baru. Tapi daun cengkih yang baru direbus,&#8221; terang pemuda bernama Slamet Riyadi itu.</p>
<p>Daun cengkih yang dijadikan bahan bakar tersebut memang daun cengkih yang sudah selesai disuling. Tentu saja minyaknya sudah habis. Sementara daun cengkih baru dimasukkan di ketel untuk disuling.</p>
<p>Seperti proses penyulingan lainnya, penyulingan minyak cengkih melewati beberapa tahap. Tahap pertama daun cengkih kering direbus di satu ketel khusus. Setelah itu, air hasil rebusan tersebut dialirkan ke dua bak kecil. Dua bak itu yang digunakan untuk menyaring minyak dan air sisa rebusan.</p>
<p>Dalam ketel raksasa yang berdiameter 1,5 meter dengan tinggi 3 meter tersebut bisa direbus daun cengkih hingga tujuh kuintal. Perebusan memakan waktu sekitar 12 jam. Untuk memastikan sari minyak yang ada di daun cengkih habis. Daun cengkih yang telah &#8216;kering&#8217; itulah yang kemudian dijadikan bahan pembakar penyulingan.</p>
<p>Bagi dua pemuda tersebut, Slamet dan Samsul Muarif, proses penyulingan harus mereka tunggu hingga selesai. Sebab, bara api untuk memanaskan ketel tak boleh meredup. Jika hal itu terjadi maka proses pembakaran tidak akan sempurna. Minyak yang keluar dari hasil penyulingan juga tidak akan maksimal. &#8220;Daun bekas penyulingan cukup untuk membakar satu kali proses penyulingan,&#8221; lanjut pemuda berusia 18 tahun itu.</p>
<p>Untuk memaksimalkan proses penyulingan, sesekali Senen dan Kunik, pasutri yang memiliki usaha tersebut, mengawasi. Terutama agar bisa menjaga bara api dalam proses pembakaran.</p>
<p>Meskipun Slamet sudah bekerja selama beberapa tahun, Senen dan Kunik masih sering memberikan pengarahan. &#8220;Apinya bagaimana?&#8221; tanya kunik pada Slamet.</p>
<p>Tujuh kuintal daun cengkih yang direbus bisa menghasilkan 11-15 kilogram minyak cengkih. Tergantung tingkat kekeringan daunnya. Semakin kering akan menghasilkan minyak yang lebih banyak.</p>
<p>Sejak pertama menekuni usaha penyulingan minyak cengkih empat tahun silam, Senen dan Kunik sudah mempekerjakan Slamet dan tiga temannya, yang semua lulusan sekolah dasar. Senen tidak bisa mengerjakannya sendiri. Sebab ada banyak proses yang harus dilalui. Apalagi proses penyulingan berlangsung selama 24 jam penuh.</p>
<p>Lamanya proses penyulingan yang membuat Senen dan Kunik berinisiatif mengajak tiga pemuda putus sekolah di desanya untuk membantunya. Mulai mengangkut daun hingga melakukan proses penyulingan. Senen dan Kunik sendiri lebih sibuk untuk mencari bahan baku minyak cengkih. Yaitu daun cengkih kering.</p>
<p>Kini, setelah bekerja di tempat penyulingan minyak cengkih tersebut, bocah-bocah jebolan SD tersebut berusaha meneruskan pendidikan. Mereka masuk SMP Terbuka.</p>
<p>Awal menekuni usaha, Kunik hanya mencari daun cengkih di sekitar desanya saja. Sebab, volume penyulingan hanya sekali sehari. Sehingga stok daun cengkih masih mencukupi.</p>
<p>Tetapi, kini setelah dua kali proses penyulingan dalam sehari, Kunik membutuhkan lebih banyak daun. Sehari total butuh 14 kuintal daun cengkih kering. Diapun harus pergi ke desa-desa tetangga. Bahkan hingga di luar kecamatan, seperti ke Desa Parang, Kecamatan Banyakan. Satu kilogram daun kering dibelinya dengan harga Rp 500.</p>
<p>Meskipun sudah berburu daun cengkih kering ke beberapa daerah, sering stoknya tak bisa mencukupi. Khususnya saat musim hujan seperti sekarang. Pasokan bisa tak ada sama sekali. Petani yang biasanya mengumpulkan daun kering tidak bisa melakukannya lagi. Sebab, daun dalam keadaan basah.</p>
<p>Untuk menyiasati hal itu, biasanya Kunik berusaha menumpuk stok pada saat musim kemarau. Tetapi, hal itu juga belum cukup. Contohnya saat ini, dia hanya mempunyai stok tersisa sekitar dua ton. Jumlah tersebut hanya bisa mencukupi untuk pembakaran selama Januari saja. Padahal, dia baru bisa mendapat stok sekitar Mei nanti.</p>
<p>&#8220;Kalau memang stok itu habis <em>ya</em> berarti berhenti (menyuling) dulu. Sekarang susah cari daun kering,&#8221; kata Kunik.</p>
<p>Keterbatasan stok hingga saat ini memang menjadi masalah tersulit untuk menjaga kelangsungan usahanya tersebut. Padahal, order minyak cengkih terus ada. Minyak hasil sulingan pasutri ini dikirim ke beberapa produsen obat di daerah Blitar. Bila berhenti menyuling karena stok cengkih habis, berarti suplai ke produsen obat tersebut juga berhenti.</p>
<p>Bagaimana Senen dan Kunik awalnya bisa menekuni usaha seperti itu? Ibu satu anak ini bercerita, usaha tersebut bermula ketika suaminya bekerja sebagai penjual daun cengkih kering yang memasok ke Trenggalek dan beberapa daerah lainnya. Saat itulah dia mendapat tawaran untuk membeli ketel bekas yang tidak terpakai.</p>
<p>Dengan bekal melihat proses penyulingan selama beberapa tahun terakhir, Senen memberanikan diri untuk usaha penyulingan minyak. Dengan hasil penjualan minyak cengkih Rp 50 ribu per kilogram, Senen dan Kunik bisa menggantungkan hidupnya pada pekerjaan tersebut. Termasuk empat pemuda yang menjadi karyawannya tersebut.<strong>(fud)</strong></div>
<div id="wherego_related"> </div>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/berjiwa-mandiri-bikin-penyulingan-minyak-cengkih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aji Santoso Yakin Persik Masih Bisa Juara</title>
		<link>http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-yakin-persik-masih-bisa-juara/</link>
		<comments>http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-yakin-persik-masih-bisa-juara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 16:15:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabare Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[pssi]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alumnismada.org/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Kediri &#8211; Nada optimistis terlontar dari Aji Santoso tentang peluang timnya. Pelatih baru Persik Kediri itu merasa yakin skuad &#8220;Macan Putih&#8221; masih memiliki peluang juara walaupun saat ini kondisinya masih compang-camping. Ditemui oleh detiksport seusai memimpin latihan pertamanya, Rabu (24/12/2008), Aji menuturkan tentang target yang ingin diraihnya. Ia mengaku hanya berusaha mendapatkan yang terbaik saat [...]


Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-akhirnya-tukangi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik'>Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/lpi-sedang-verifikasi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: LPI Sedang Verifikasi Persik'>LPI Sedang Verifikasi Persik</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/tinggalkan-pssi-persik-daftar-ke-lpi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI'>Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI</a></li></ul>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kediri </strong> &#8211; Nada optimistis terlontar dari Aji Santoso tentang peluang timnya. Pelatih baru Persik Kediri itu merasa yakin skuad &#8220;Macan Putih&#8221; masih memiliki peluang juara walaupun saat ini kondisinya masih compang-camping.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://blog.alumnismada.org/wp-content/uploads/2009/01/ajisantoso-samsul.jpg"><img title="Aji Santoso" src="http://blog.alumnismada.org/wp-content/uploads/2009/01/ajisantoso-samsul.jpg" alt="Aji Santoso" width="150" height="256" /></a><p class="wp-caption-text">Aji Santoso</p></div>
<p>Ditemui oleh <strong>detiksport</strong> seusai memimpin latihan pertamanya, Rabu (24/12/2008), Aji menuturkan tentang target yang ingin diraihnya. Ia mengaku hanya berusaha mendapatkan yang terbaik saat menerima pinangan Persik.</p>
<p>&#8220;Manajemen hanya meminta saya menyelamatkan tim ini dari kemungkinan terburuk, yaitu degradasi. Tapi sebagai pelatih, tentunya saya ingin mendapatkan yang lebih baik, dari sekadar keberhasilan menyelamatkan tim ini,&#8221; ungkapnya serius.</p>
<p>Terkait kondisi tim yang timpang akibat ditinggalkan sebagian pemain bintangnya, Aji tidak mempermasalahkannya. &#8220;Di sini masih ada Saktiawan Sinaga, M. Robby,  Hamka Hamzah, yang dengan keberadaan mereka tim ini masih bisa disebut bintang. Saya yakin Persik masih berpeluang untuk menjadi juara,&#8221; tukas Aji.</p>
<p>Sementara itu dalam latihan pertamanya ini Aji lebih sering memantau dari pinggir lapangan sambil sesekali memberi instruksi. Ia sengaja melakukannya guna mempelajari kemampuan anak asuhnya.</p>
<p>&#8220;Ada yang bilang tak kenal, maka tak sayang. Nah, karena itulah saya ingin kenalan dulu dengan anak asuh saya, meskipun mungkin di antara kami sudah ada yang saling kenal,&#8221; ujarnya sambil tertawa ringan.</p>
<p>Mengenai hasil pantauannya terhadap kemampuan anak asuhnya yang baru, Aji mengaku bangga, dan mengaku tidak akan kesulitan beradaptasi.</p>
<p>&#8220;Mereka sudah pemain jadi semua, dan saya pikir hanya perlu sedikit pembenahan sesuai dengan metode yang akan saya terapkan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Mengenai kemungkinan Persik harus membeli pemain baru guna menutup sejumlah kekurangan yang ada, Aji mengaku belum dapat mengambil keputusan.</p>
<p>&#8220;Mungkin berat juga ya. Tapi apapun itu, saya masih baru dan masih banyak yang harus saya lihat. Jika memang harus membeli pemain baru, ya saya akan lapor ke manajemen.”</p>
<p>Persik secara resmi mengontrak Aji sebagai pelatih, mengggantikan Arcan Iurie Anatolievici yang memilih hengkang karena menolak rasionalisasi gaji.</p>
<p>Mantan bek kiri dan timnas Indonesia ini memiliki pengalaman melatih dengan cukup banyak prestasi, antara lain mengantarkan Jawa Timur merebut medali emas dalam PON XVII di Kalimantan Timur, serta mengantarkan tim mahasiswa Indonesia menduduki peringkat ketiga dalam ASEAN University Games, di Malaysia.<strong></strong></p>
<div id="wherego_related"> </div>

<p>Related posts:<ul><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-akhirnya-tukangi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik'>Aji Santoso (akhirnya) Tukangi Persik</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/lpi-sedang-verifikasi-persik/' rel='bookmark' title='Permanent Link: LPI Sedang Verifikasi Persik'>LPI Sedang Verifikasi Persik</a></li><li><a href='http://blog.alumnismada.org/2011/01/29/tinggalkan-pssi-persik-daftar-ke-lpi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI'>Tinggalkan PSSI, Persik Daftar ke LPI</a></li></ul></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alumnismada.org/2009/01/04/aji-santoso-yakin-persik-masih-bisa-juara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

